Jumat, 19 Oktober 2012

ANAKKU YAKINLAH KAU BISA.....(catatan pentas Keyboard...RIZQY).


 

Pentas yang ke IV


"Besok Bulan Oktober mas QQ pentas pak...." kata Pak San San guru les keyboard yang punya nama TRI B WAHYONO ..
Ini pentas yang ke empat sejak dinyatakan anakku sebagai murid salah satu tempat kursus di kotaku...
yah pengalaman tiap akan pentas bukan cuma dia yang ribut... semua anggota keluarga..mulai penuhnya jadwal latihan...diributi adiknya yang mau ikutan main sama kakaknya atau anakku seniri yang ndak mau latihan....ough semua ribuuutttt...

Kemudian saya diingatkan sebuah artikel yang pernah ku baca...
Sebelum mengikuti pentas, ada baiknya orangtua memberikan gambaran menyeluruh tentang pentas yang akan diikuti. Beritahukan “medan”, tujuan mengikuti pentas, dan tanamkan konsep lakukan yang terbaik.

Saat anak ku QQ pentas baik berikan harus di berikan reward yang positif sebagai tanda Saya  menghargai usaha, bakat dan kerja kerasnya. Reward tidak selalu berbentuk materi, bisa saja dengan bentuk pelukan, ciuman, pujian, atau sekedar diajak ke tempat yang ia sukai....

Saat anak ku QQ ndak main sempurna tetap kuberikan penguatan yang positif dan jangan jadikan hal ini sebagai suatu masalah. Misalnya “ Wah tidak apa-apa sayang, kan mas QQ sudah usaha. Kereen lho tadi . Lain kali kita coba lagi yuk”.

Dan ku berikan kepada anak ku QQ, kesempatan seluas-luasnya dengan mengikuti berbagai macam pentas sesuai dengan minat anak. Sehingga terbangun semangat pantang menyerah, semangat berjuang dan mendidik mental juara

PERLUKAH MEMBUAT TARGET 
Menurut Pengalamanku target boleh-boleh saja, tapi jangan sampai tuntutan kita melebihi kemampuan anak. Jadikan sebagai sesuatu yang menyenangkan sekaligus juga sebagai ajang eksplorasi bagi orangtua untuk mengetahui bakat anak.

Jadikan kompetisi sebagai ajang untuk mengukur kemampuan anak. Bandingkan dengan dirinya sendiri antara kemarin dan sekarang misalnya. Apakah ada peningkatan? Jangan sekali-kali dibandingkan dengan anak yang lain
  • Bagaimana mengatasi rasa canggung atau grogi saat anak tampil di muka umum?
Sebelum tampil maka sebaiknya ada try out terlebih dahulu. Misalnya anak tampil di depan orangtuanya dulu, atau tampil di depan teman sebayanya. Dan jangan lupa selalu memberi dorongan yang positif

Kemudian ku sampaikan tentang  mental juara...
Seperti apa mental juara?
  • Mental Juara Bukan Untuk Olah Raga Saja
Tentu saja, yang dimaksud mental juara itu bukanlah dalam bidang olah raga saja. Bukan dalam pertandingan saja, tetapi juga untuk berbagai bidang lainnya. 
  • Juara Sejati Memiliki Sikap Sportif
Tentu saja, yang dimaksud disini bukan cara meraih juara dengan menghalalkan segala cara. Seorang juara sejati akan selalu bertindak sportif. Apa jadinya jika kita juara tetapi didapat dengan cara yang tidak baik? Maka sesungguhnya gelar juara akan terasa semua. Anda tidak benar-benar juara, hanya secara resmi saja.
Berlaku curang, sikut kiri sikat kanan, dan mencuri start bukanlah sikap seorang juara sejati. Juara sejati berusaha untuk menjadi yang terbaik, bukan sekedar mencari gelar juara. Selalu ingin menjadi yang terbaik adalah mental juara yang benar, bukan sekedar mendapatkan gelar, penghargaan, bonus, atau piala.
  • Percaya Diri
Salah satu mental juara itu adalah percaya diri. Dia yakin bahwa dia mampu menjadi juara. Hanya orang yang percaya dirilah yang berani masuk gelanggang untuk bertanding. Percaya dirilah yang akan menjadi dia bertindak dengan cara yang terbaik.
  • Juara Itu Bukan Berarti Sombong
Seorang juara sejati akan bertindak, kemudian melakukan apa yang dia lakukan sebaik mungkin. Bukan dengan cara hanya omdo (omong doank) sambil menjatuhkan dan menjelekan lawannya. Sikap seperti ini sama sekali tidak menggambarkan mental juara. Justru, sikap sombong datang karena dia tidak percaya diri menjadi juara. Dia akan berusaha menjatuhkan lawan dengan omongan supaya dia dianggap juara.
  • Juara Sejati Mengakui dan Menerima Kekalahan
Dia tahu, bahwa kekalahan bukanlah kiamat. Mungkin dia tidak menjadi juara pada pertandingan kali ini. Tetapi dia tidak berhenti, dia mengambil hikmah sehingga pada pertandingan berikutnya dia bisa tampil lebih baik lagi. Dia tidak menyesal, tidak terpukul, dan tidak juga menyalahkan lawan. Menyalahkan lawan hanya akan menutup mata kita melihat kekurangan diri untuk diperbaiki.


Alhamdulillah kemarin pentas mengiringi teman les Vokalnya sungguh luar biasa....tanpa salah dan sempurna...
banyak pujian di sana sini yah semoga tetap bisa baik dan tanpa berkurang rasa percaya diri dalam dirimu ananakku tanpa di ikuti sifat somong....

ku katakan " SELAMAT NAK....SUKSES PENTAS KE EMPATMU...kamu pasti bisa... dan yakinlah Bisa dan lebih BIsa
»»  READMORE...

Jumat, 21 September 2012

KETIKA KU TERBANGUN.....(sebuah catatan ).






Bila malam sudah beranjak mendapati subuh, bangunlah sejenak. Lihatlah istri
anda yang sedang terbaring letih menemani bayi anda. Tataplah wajahnya yang
masih dipenuhi oleh gurat-gurat kepenatan karena seharian ini badannya tak
menemukan kesempatan untuk istirah barang sekejap. Kalau saja tak ada air wudhu
yang membasahi wajah itu setiap hari, barangkali sisa-sisa kecantikannya sudah
tak ada lagi.



Sesudahnya, bayangkanlah tentang esok hari. Disaat anda sudah bisa merasakan
betapa segar udara pagi, tubuh letih istri anda barangkali belum benar-benar
menemukan kesegarannya. Sementara anak-anak sebentar lagi akan meminta perhatian
bundanya, membisingkan telinganya dengan tangis serta membasahi pakaiannya
dengan pipis tak habis-habis. Baru berganti pakaian, sudah dibasahi pipis lagi.
Padahal tangan istri anda pula yang harus mencucinya.

 Disaat seperti itu, apakah yang anda pikirkan tentang dia?

Masihkan anda memimpikan tentang seorang yang akan senantiasa berbicara
lembut kepada anak-anaknya seperti kisah dari negeri dongeng sementara disaat
yang sama anda menuntut dia untuk menjadi istri yang penuh perhatian, santun
dalam berbicara, lulus dalam memilih setiap kata serta tulus dalam menjalani
tugasnya sebagai istri, termasuk dalam menjalani apa yang sesungguhnya bukan
kewajiban istri tetapi dianggap sebagai kewajibannya.

Sekali lagi, masihkan anda sampai hati mendambakan tentang seorang perempuan
yang sempurna, yang selalu berlaku halus dan lembut? Tentu saja saya tidak
tengah mengajak anda membiarkan istri membentak anak-anak dengan mata
membelalak. Tidak. Saya hanya ingin mengajak anda melihat bahwa tatkala tubuhnya
amat letih, sementara suami tak pernah menyapa jiwanya, maka amat wajar kalau ia
tak sabar.

Begitu pula manakala matanya yang mengantuk tak kunjung memperoleh kesempatan
untuk tidur nyenyak sejenak, maka ketegangan emosinya akan menanjak. Disaat
itulah jarinya yang lentik bisa tiba-tiba membuat anak menjerit karena
cubitannya yang bikin sakit.

Apa artinya? Benar, seorang istri shalihah memang tak boleh bermanja-manja
secara kekanak-kanakan, apalagi sampai cengeng. Tetapi istri shalihah tetaplah
manusia yang membutuhkan penerimaan. Ia juga butuh diakui, meski tak pernah
meminta kepada anda.

Sementara gejolak-gejolak jiwa memenuhi dada, butuh telinga yang mau
mendengar. Kalau kegelisahan jiwanya tak pernah menemukan muaranya berupa
kesediaan utuk mendengar, atau ia tak pernah anda akui keberadaannya, maka
kangan pernah menyalahkan siapa-siapa kecuali dirimu sendiri jika ia tiba-tiba
meledak.

Jangankan istri anda yang suaminya tidak terlalu istimewa, istri Nabi pun
pernah mengalami situasi-situasi yang penuh ledakan, meski yang membuatnya
meledak-ledak bukan karena Nabi SAW tak mau mendengarkan melainkan semata karena
dibakar api kecemburuan. Ketika itu, Nabi SAW hanya diam mengjadapi ‘Aisyah yang
sedang cemburu seraya memintanya untuk mengganti mangkok yang dipecahkan.

Ketika menginginkan ibu anak-anak anda selalu lembut dalam mengasuh, maka
bukan hanya nasehat yang perlu anda berikan. Ada yang lain. Ada kehangatan yang
perlu anda berikan agar hatinya tidak dingin,apalagi beku, dalam menghadapu
anak-anak setiap hari. Ada penerimaan yang perlu kita tunjukkan agar anak-anak
itu tetap menemukan bundanya sebagai tempat untuk memperoleh kedamaian, cinta
dan kasih sayang.

Ada ketulusan yang harus anda usapkan kepada perasaan dan pikirannya, agar ia
masih tetap mememilki energi untuk tersenyum kepada anak-anak anda, sepenat
apapun ia.

Ada lagi yang lain : PENGAKUAN. Meski ia tak pernah menuntut, tetapi mestikah
anda menunggu sampai mukanya berkerut-kerut.

Karenanya, anda kembali ke bagian awal tulisan ini. Ketika perjalanan waktu
melewati tengah malam, pandanglah istri anda yang terbaring letih itu, lalu
pikirkanlah sejenak, tak adakah yang bisa anda lakukan sekedar mengucapkan
terima kasih atau menyatakan sayang bisa dengan kata yang berbunga-bunga, bisa
tanpa kata. Dan sungguh, lihatlah betapa banyak cara untuk menyatakannya. Tubuh
yang letih itu, alangkah bersemangatnya jika di saat bangun nanti ada secangkir
minuman hangat yang diseduh dengan dua sendok teh gula dan satu cangkir
cinta.

Sampaikan kepadanya ketika matanya telah terbuka,“ada secangkir minuman
hangat untuk istriku. Perlukah aku hantarkan untuk itu?“

Sulit melakukan ini? Ada cara lain yang bisa anda lakukan. Mungkin sekedar
membantunya meyiapkan sarapan pagi untuk anak-anak, mungkin juga dengan
tindakan-tindakan lain, asal tak salah niat kita. Kalau anda terlibat dengan
pekerjaan di dapur, memandikan anak, atau menyuapi si mungil sebelum
mengantarkannya ke TK, itu bukan karena gender-friendly; tetapi semata karena
mencari ridha Allah, sebab selain niat ikhlas karena Allah, tak ada artinya apa
yang anda lakukan.

Anda tidak akan mendapati amal-amal anda saat berjumpa dengan Allah di
yaumil-qiyamah. Alaakullihal, apa yang ingin anda lakukan, terserah anda. Yang
jelas, ada pengakuan untukknya, baik lewat ucapan terima kasih atau tindakan
yang menunjukkan bahwa dialah yang terkasih. Semoga dengan kerelaan anda untuk
menyatakan terima kasih, tak ada airmata duka yang menetes baginya, tak adal
lagi istri yang berlari menelungkupkan wajah di atas bantal karema merasa tak
didengar. Dan semoga pula dengan perhatian yang anda berikan lepadanya, kelak
istri anda akan berkata tentang anda sebagaimana Bunda ‘Aisyah RA berucap
tentang suaminya, Rasulullah SAW,”Ah, semua perilakunya menakjubkan bagiku”.

Sesudah engkau puas memandangi istrimu yang terbaring letih, sesudah engkau
perhatikan gurat-gurat penat di wajahnya, maka biarkanlah ia sejenak untuk
meneruskan istirahatnya. Hembusan udara dingin yang mungkin bisa mengusik
tidurnya, tahanlah dengan sehelai selimut untuknya.

Hamparkanlah ke tubuh istrimu dengan kasih sayang dan cinta yang tak lekang
oleh perubahan. Semoga engkau termasuk laki-laki yang mulia, sebab tidak
memuliakan wanita kecuali laki-laki yang mulia.

Sesudahnya, kembalilah ke munajat dan tafakkurmu. Marilah anda ingat kembali
ketika Rasulullah SAW berpesan tentang istri. “wahai manusia, sensungguhnya
istri kalian mempunyai hak atas kalian sebagaimana kalian mempunyai hak atas
mereka. Ketahuilah.”kata Rasulullah SAW melanjutkan.” kalian mengambil wanita
itu sebagai amanah dari Allah, dan kalian halalkan kehormatan mereka dengan
kitan Allah. Takutlah kepada Allah dalam mengurusi istri kalian. Aku wasiatkan
atas kalian untuk selalu berbuat baik.”

Anda telah mengambil istri anda sebagai amanah dari Allah. Kelak anda harus
melaporkan kepada Allah Ta’ala bagaimana anda menunaikan amanah dari-Nya. Apakah
anda mengabaikannya sehingga guratan-guratan dengan cepat menggerogoti wajahnya,
jauh awal dari usia yang sebenarnya? Ataukah, anda sempat tercatat selalu
berbuat baik untuk istri.


Oleh : Ustd. M.Fauzil Adhim di copy dari note FB Smart Parenting

»»  READMORE...

Rabu, 05 September 2012

LANGKAH PERTAMA MENENTUKAN (catatan motivasi terdalam)



Ingatan sempat melayang pada setitik memori yang pernah di jalani...komitment 

pada tugas....(motivasi terdalam)

ya...sebuah ingatan tentang LANGKAH PERTAMA YANG MENENTUKAN...
Waktu itu.....banyak yang ingin di ungkapkan namun tak kuasa karena gembira berlebihan atau kesedihan yang berlebihan? sungguh sungguh itu yang harus di lakukan...
Ya.... Hari ini banyak yang memberikan berbagai informasi tentang sebuah perubahan yang akan terjadi...namun kita harus memilih dan memilah informasi mana yang patut di ikuti atau terus berhenti pada sesuatu yang kecil yang di informasikan....


Dan harus memilih....karena pilihan kita akhirnya harus di ikuti denganlangkah pertama yang menentukan....sungguh kembali pada dimana dan kapan kita memilih dan menentukan langkah berikutnya....Motivasi paling kuat berasal dari dalam diri bukan dari luar....karena bila inspirasi muncul dari dalam diri akan menjadi motivasi terkuat dan terus bertambah lebih kuat dibandingkan dengan dari luar.....Begitu juga dengan kebahagiaan ....kebahagiaan ada dalam diri bukan di luar...Jadilah pribadi yang tangguh dan bisa menentukan langkah pertama yang menentukan langkah berikutnya....

Bersyukur atas semua nikmat yang ada dan berdoa semoga hari ini berjalan dengan baik dan mendapatkan ridho dariNya...Dan ketika penantian dilakukan kita harus tetap pada tujuan dan komitment untuk melakukan janji hati . jangan pernah berubah bila memang telah jadikan sebuah janji antuk di lakukan....yakinlah pasti akan berhasil...Hidup adalah pilihan...tetap diam atau menuju perubahan
»»  READMORE...

Senin, 11 Juni 2012

MENEPATI SEBUAH JANJI (catatan saat liburan)


Pa kabar Nech....????? Masih ketemu lagi dan selalu Semangat Pagi....
Alhamdulillah Luar Biasa.............
mau cerita dikit tentang janji... he he he 

Jangan pernah mudah membuat janji, pastikan setiap janji yang
diucapkan sudah diperhitungkan matang matang , dan berusaha keraslah untuk
memenuhi janji walaupun harus berkorban banyak hal, karena kerugian tak
menepati janji benar benar jauh lebih merugikan.

Aduh kok serius bangeeeeet.........

Janji telah di ucapkan...kewajiban dan harus di penuhi.....
dan acara memenuhi janji pun d jadwalkan....

Ehm kemarin tanggal 3 Juni 2012 memenuhi janji buat anakku....tentunya se rumah berangkat semua dunk....
Istri dah janji sama anakku yang pertama RIZQY BAHTIAR HP kalo ntar ketrima di SD N di Ungaran mau di ajak maen ke yogya...dan anakku milih ke Museum Dirgantara.

"emang di sana mau ngapain khan kakak dah pernah ke sana?" tanya ibunya
"mau lihat pesawat" jawab singkat anakku....."aku mauuuuuu...!!!!!!!!" .teriak anakku yang kedua
"he he he adek khan ndak di ajak"....timpal anakku.
"di ajaaaaaak..............!!!!!!!!!!!!!" teriak adeknya sambil persiapan nangis...
"sudah sudah....ndak usah ribut...."kata ibu anak anak melihat candaan mereka.
itulah sekelumit dialog sebelum berangkat kesana...

Persiapan dah di mulai dari malam hari.....Kakak QQ cerita terus ke adiknya tentang bagusnya di sana ntar naik pesawat ntar begini...ntar begini .... ntar begini....persis motivator ulung dalam bercerita tentang ide ide semangatnya.....

"Semua dah siap dan tinggal berangkat" kataku. Dan perjalanpun dimulai jam 6.30 WIB ....berangkat dan banyak gurauan di sana mulai goda goda kakak ke adik dan bercanda bersama....ehm waktu tempuh 3,5 jam tidak terasa...pokoknya asyik dech...he he he

waktu nyampe di sana Kakak QQ ndak mau diam cerita teruuuuussss,,,,,
lari kesana ke mari...pokoknya ndak mau tinggal diam...
Ibunya mpe senewen ngadepi ke duannya.......

Tepat Jam 12.00 waktu itu langsung persiapan pulang...adek ndak betah pengin segera pulang...mulai ngantuk dan rewel....kalo kakaknya penginya maeeeen terus....

ya....itulah sedikit cerita tentang sebuah janji yang di tepati....kapan kapan mau cerita lagi ah...dikit dikit khan   sambil belajar bercerita....

"sebuah do'a dan harapan"
semoga kita selalu diberikan kesehatan untuk selalu bersama dan di berikan kelonggaran rizqy untuk wujudkan cita - cita ....Amin

Medio juni 12 
hwr

»»  READMORE...

Kamis, 24 Mei 2012

GELISAH KU.............(catatan pribadi yang gelisah)



GELISAH KU..............


Hari ini tanggal 24 Mei 2012......
sekian hari kegelisahan menyertai dalam bergantinya detik,menit dan jam dan sampailah pada bergantinya hari mpe hari ini.....GELISAH...
Gimana ndak gelisah, boleh dunk sedikit cerita gelisahku....(bukan lebay lho...)

Gelisah I...
Ehmmmm......kenapa gelisah.......
Berawal dari telah ditutupnya semua pendaftaran PAUD di kotaku.....dengan sedikit nekad istriku datang untuk mendaftar anak keduaku RIZQY HAIDAR YUDHA MAHESWARA....dan ternyata dapat kabar dari istriku tercinta kalo belum bisa di terima.....
Gelisah ...Akupun menjadwalkan dengan sebelumnya telephon ketemu dengan kepala sekolah pimpinan PAUD ...dengan sedikit negoisasi dan memohon kebaikan dan kebijakannya....
Dan akhirnya kemarin waktu kudaftarkan kembali anak kedua RIZQY HAIDAR YUDHA MAHESWARA ke PAUD BCC (Bina Cerdas Cendikia) sempat deg degan..... ehm tapi karena kebaikan sang kepala sekolah " biarlah pendaftaran anak saya digantikan anak bapak yang lebih membutuhkan sekolah karena lebih tua umurnya di bandingkan anak saya..." dan terimakasih bu......alhamdulillah rejeki untuk anakku di terimalah dia...he he he (maklum perhatian pada anak kayak di abaikan tapi bukan berarti ndak merhatiin lho...wkw wk wk) dan... sekarang dah tenang di Terima dan Bulan Juni Depan anakku dah PAUD...horeeee.....

Gelisah II.......
Ehmmmmmm........kenapa gelisah........
Lha ini kegelisahan juga bukan tanpa alasan lho....ini untuk anak yang pertama...RIZQY BAHTIAR HAPSARA PUTRA .Gimana ndak gelisah untuk masuk dan sekolah ke SD harus dengan ujian dan tes psikologi...SDnya INDUK 1,3,6 di Ungaran Semarang....kemain dah ikut ujiannya baik ujian tertulis maupun psikology dan mpe hari ini belum ada kabar...rencananya sich tanggal 29 minggu depan...semoga kegelisahanku terjawab dan anakku di terima...(mengharap.com)

Gelisah III....
Ehmmmmmm........kenapa gelisah........
Dan ini juga bukan tanpa alasan lho kegelisahanku... Gelisah menanti kelahiran anakku ....
Adalah doa dan harapan agar istriku sehat, anak yang sekarang di kandungan juga sehat...masuk bulan ke tiga jalan mau ke empat bulan....ini adalah anak yang ke 3 ...mohon doanya ya....yang intinya juga gelisah menanti...kehadiranya nanti dan sehat ibu yang melahirkannya.....

Adalah kesungguhan hati untuk tetap ada dalam setiap kesempatan bersama....diantara mereka Istriku, anak-anakku...
Gelisah bukan berarti trus mengganggu ku dalam tiap tindak tingkah lakuku tapi menghilangkan kegelisahan ini dengan tetap dekat denganNya dengan berdo'a dan berusaha dalam setiap di butuhkannya diriku....

Waktu akan terus melaju.....tinggal bagaimana kita memaknai perubahan waktu tersebut....
dengan dzikir dan berfikir....
semoga keberkahan selalu bersama kita semua....
Tetap semangat Luar biasa....alhamdulillah luar biasa....

Di medio mei....Gelisahku....





»»  READMORE...

Jumat, 18 November 2011

BE BEST AND NUMBER ONE.....(Catatan saat Paduan Suara)


Gambar di atas diambil saat out bound....walo dah pada punya anak masih semangat lho....

Pelatih datang dan bicara...."mau latihan atau hanya partisipasi?"...
Dengan kompak di jawab ma temen temen "La ti han.... !!!!"
"Kalo hanya partisipasi lebih baik saya ndak jadi melatih aja....khan ndak ada target yang harus dicapai..."
itulah yang membuat kami berfikir ulang untuk tidak latihan dan asal asal an...

"Jadilah yang terbaik yang kita mampu...dan nomor satu..."
Sebuah kalimat di ucapkan saat latihan oleh Bozz sebagai motivasi.....
Yah dengan awal yang terpaksa tapi hasilnya luar biasa...semoga pas nanti main sebagai Paduan Suara bisa jadi yang terbaik dan no 1 itu harapan dan cita cita...kenapa tidak semua berhak menjadi yang terbaik...

Jadi geli sendiri ini dah hari ke 9 latihan dan kurang 2 hari lagi penentuan maju sebagai kelompok paduan suara dalam sebuah perayaan....
Lebih baik baik berkeringat  dan menangis di saat latihan daripada menangis di saat pelaksanaan...
suara satu.....suara dua....suara tiga....suara empat.....begitu kompak...he he he ndak ngira kelompok dadakan bisa jadi paduan yang kompak....

Kesempatan tidak datang 2 kali kenapa kesempatan tampil terbaik bisa di lakukan dan yakinlah pasti bisa....
Yang biasa jadi luar biasa...berpikiran positive jadi andalannya..
dalam hati yang paling dalam berlatih terus dan berdoa menjadi yang terbaik dan nomor satu he he he....

Kawan kawanku semoga yang jadi harapan kita bisa terwujud dan tercapai....amin...

Be the best and number one...Paduan Suara



»»  READMORE...

Kamis, 28 April 2011

TERSENYUM DAN BERGEMBIRALAH (catatan hari seru di PAUD anakku)



Jumat tanggal 29 april 2011, Ungaran kota...Perayaan hari kartini di PAUD Anak cerdas dengan acara tunggal fashion show...anak dan orang tua ....

06.05 WIB "Tersenyum dan bergembiralah....." ini ku ucap kepada anakku Rizqy yang dah siap dengan kostum profesinya pada perayaan Hari Kartini di sekolahnya..."Oke siap siap "kata anakku...
Sebenarnya aku ragu...dia berani ndak ya? tapi aku yakin karena dia setiap harinya selalu percaya diri untuk menampilkan sesuatu dalam keceriaanya termasuk tersenyum dan teriakannya...Kemudian dengan tingkah yang merengek ndak mau sarapan karena "aku dah kenyang....."
Eit...nadk boleh begitu... harus sarapan....

06.30. " Sarapan Sudah selesai sekarang duduk diam dulu...sambil nunggu jemputan...kataku...
             Ibu QQ bilang dengan hati hati...ntar disana tersenyum dan bergembiralah....karena ibu seneng kalo mas QQ berani dan selalu tersenyum gembira "

07.00 "jemputan datang" teriaknya mengagetkan seluruh anggota rumah...
09.00" acara dimulai......
ternyata........benar....anakku tersenyum dan bergembira....
Terimakasih nak..kau inspirasiku di tiap harinya...terimakasih Tuhan...alhamdulilahirrobil alamin..
Hebat hebat kata ibunya.....Bapaknya juga hebat donk....


Semoga hari ini yang menggembirakan jadi sebuah ceriata yang bisa diteruskan dengan tersenyum dan kegembiraan yang lain dan di acar lain...
terimakasih  ibu qq, dik Haydar dan mbak uzah yang telah menemani acara hingga selesai...
»»  READMORE...