Selasa, 26 Maret 2013

INSPIRASI DARI SAHABAT (Catatan Kecil dari Sahabat di Yogyakarta)

" Aulia Rahma in Action" di cirebon (koleksi photo mas Budi)

@ Berhenti Sejenak dan Berfikir  

Sebelumnya ku ucapkan terimakasih telah meluangkan waktu untuk bertemu dan berbagi sedikit cerita tentang prestasi sang putri tercinta serta pemberian sebuah buku terbitan 2013 karangan terbaru dari mas Eko Budiyanto,MT

Catatan kecil ini sebagai sebuah ungkapan inspirasi dari sebuah harapan bisa membuat tujuan tentang pengembangan bakat anak lebih bisa di persiapkan. Semoga bermanfaat.

Berawal dari sebuah pertanyaan, Anda menggemari acara pencarian bakat menyanyi anak-anak yang tayang pada salah satu saluran televisi? Tentu orangtua sangat bangga dengan bakat anaknya.
Masalahnya, tidak semua orangtua bisa mengenali bakat anak. Akibatnya, bakat seorang anak terus terpendam dan belum bisa terlihat dengan maksimal. Berdasarkan pengalaman mas Eko tentang putrinya berawal dari kegiatan sehari hari untuk putrinya yang hanya melihat TV dan bermain dengan adiknya dalam mengisi waktu sehari hari. Kemudian dasar tersebut sebagai motivasi untuk mengarahkan pada sebuah kegiatan yang bermanfaat. Mulai dari Les Musik, Les Renang, Les matematika dan masih banyak lagi sampai pada olah raga Bulu Tangkis. Dan ternyata Olah Raga Bulu Tangkis cukup bertahan lama dan malah menjadikan sebagai pengumpul prestasi hingga masuk ke Pelatnas dari PB Djarum. Luar Biasa.

Dari beberapa literature yang saya baca di sebutkan bahwa Usia golden age atau usia keemasan anak adalah sampai anak mencapai usia lima tahun. Setelah anak mencapai usia lima tahun maka tahap penyerapan segala pengetahuan akan mengalami penurunan tidak sehebat kemampuan menyerap anak di usia golden age ini.

Orang tua akan lebih memikirkan mengenai bakat anak di usia lima tahun ini,dan bakat itu akan terlihat dalam rentang waktu lima sampai dua belas tahun. Untuk itulah, cara mengetahui bakat anak usia 5-12 th haruslah diketahui oleh orang tua.

Sejatinya anak memiliki kemampuan akan bakat yang tak tertabas. Hanya saja, orang tua membutuhkan untuk mengetahui bakat ini guna dilakukan upaya pengembangan terhadap apa yang dikuasai oleh anak.

Berikut adalah cara mengetahui bakat anak usia 5-12 th.
1.   Melakukan pengamatan kepada anak dengan cermat
Orang tua adalah sosok yang begitu dekat dengan anak. Oleh karena itu, orang tua akan memiliki kemampuan untuk dapat mengetahui apa yang disuka dan tak disuka oleh anak. Orang tua haruslah mencermati akan hal ini.
Orang tua akan mengetahui apa yang anak suka dari keteguhan si anak terhadap apa yang disukai itu. Misalnya anak akan lebih mudah menggambar atau menggunakan segala alat yang ia temukan untuk menggambar.
Atau bagaimana anak memiliki antusias yang begitu tinggi terhadap sesuatu. Misalnya bentuk antusias ini adalah dengan ketertarikan untuk mencari informasi yang sebanyak mungkin akan suatu hal. Dari sini orang tua akan dapat mengambil kesimpulan akan apa yang menarik hati si anak.

2.  Anak menunjukan kosentrasi terhadap sesuatu’,

Usia anak adalah usia dimana mereka masih sulit sekali untuk diajak berkonsentrasi atau   fokus terhadap satu hal. Namun jangan salah, bahwa di dalam keadaan mereka yang tidak berkosentrasi ini, mereka sedang mengamati apa yang terjadi di alam sekitarnya.

Namun ketika anak menunjukan kosentrasinya kepada suatu hal maka hal ini adalah hal yang di luar kebiasaan. Bisa jadi ini adalah buah dari rasa tertarik yang sudah tertimbun di dalam hati dan benak mereka.

Selain hal tersebut di atas menurut pendapat salah satu ahli tentang bakat anak bahwa ”Memang cukup sulit mengenali bakat anak. Tetapi, bukan berarti kita tidak bisa melakukannya,” ujar Roslina Verauli MPsi psikolog dari Bagian Tumbuh Kembang RSPI Jakarta, yang akrab dipanggil Vera. Menurut Vera, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui bakat anak, yakni :
- Melihat bakat dari keluarga besar. ”Bisa jadi ayah, ibu, atau keluarga besar dari ayah atau ibu memiliki bakat tertentu yang menurun ke anak,” kata Vera.
- Memperhatikan tingkah laku anak. Kegiatan apa yang sering dilakukannya dan ia berminat pada bidang apa.
- Mengikuti perkembangan anak dengan cermat.
- Mengikutkan anak pada sebuah tes bakat untuk melihat kelebihan dan kelemahan anak.

”Bila bakat anak sudah diketahui, baru orangtua bisa mengembangkannya. Misalnya, mengikutkan anak les atau kursus sesuai dengan bakatnya. Anak juga bisa diikutkan pada suatu lomba untuk merangsang anak berkompetisi,” ujar Vera.

Selain itu, sering-seringlah mengajak anak ngobrol tentang hobi dan les bakat yang ia ikuti. Dengan begitu, anak akan merasa mendapat dukungan penuh dari orangtuanya dan membuat ia makin bersemangat.
Jangan lupa berikan pujian atas prestasi yang ia raih. Hal itu penting sebagai bentuk penghargaan atas upaya yang ia lakukan. ”Tapi, bila gagal meraih prestasi dalam sebuah kompetisi, jangan memarahinya. Hibur anak dengan penuh simpati. Tanamkan bahwa dalam sebuah kompetisi ada kalah dan menang,” papar Vera.

Vera juga mengingatkan agar para orangtua tidak memaksa anak untuk mengikuti keinginan mereka. Hal itu justru akan membuat anak stres. Bahkan, akan membuat anak merasa tidak pintar karena tidak bisa mengikuti kegiatan yang dipilihkan orangtuanya. ”Bila penghayatan terhadap dirinya sudah negatif, tentu akan berpengaruh pada penghayatan anak secara sosial. Artinya anak akan sulit bersosialisasi,” tandas Vera

Semua hal tersebut di atas harus di lakukan dengan maksimal, (All Out) sehingga si anak akan semakin semangat dan tahu bahwa orang tuanya benar benar memperhatikan anaknya dengan baik.

Terimakasih mas Budi Sukses Selalu, Buat dik Aulia Keep Spirit sampai puncak Prestasi….
»»  READMORE...

Kamis, 21 Maret 2013

Tentang Hidup Adalah Pilihan (Catatan kecil saat jalanan macet berangkat kerja)


Baru nyadar nech…sudah sering di ucapkan dan di utarakan sebagai pendapat, dari teman teman sampai seorang pakar pun mengucapkan, Hidup adalah pilihan. Baru - baru ini kejadian saat berangkat kerja, yah soal pilih jalan buat berangkat. Ada jalan yang harus di lalui untuk bisa sampai tujuan, demikian juga dalam berbagai hal yang kita lalui dalam kehidupan sehari hari.

Dan saat itu saya pilih jalan yang biasa saya lalui dan ternyata ada dua kecelakaan lalulintas yang membuat jalan jadi macet, cet dan tak bisa bergerak…dan akhirnya memutuskan untuk cari alternative jalan lain dan berharap semoga kejadian tersebut tidak terulang di jalan yang akan saya lalui berikutnya, setelah pilih jalan tersebut. Dan ternyata Alhamdulillah sampai kantor juga walau terlambat.

Dan entah sudah berapa kali anda dan saya membaca serta mendengar tentang kata Hidup Adalah Pilihan. Bahkan mungkin anda dan saya telah mengamini bahwa Hidup Itu Adalah Pilihan. Tetapi kalau secara umum jangan sampai kita meyakini akan kebenaran ini. Mengapa demikian ?  karena dalam memilih kita termasuk dalam merencanakan. Namun Tuhan yang menentukan.

Namun muncul pertanyaan apakah dalam hal ini kita memilih dengan sadar, atau terpaksa memilih, bahkan karena tidak ada pilihan lagi ? Tetapi yang jelas semua itu bukan pilihan yang berkenan bagi Tuhan dan hati nurani anda. Kalau kita mau lebih memperhatikan lagi, maka kita akan menemukan fakta bahwa banyak manusia yang hidup tidak sesuai dengan pilihannya. 

Ada yang ingin hidup kaya dan sukses, maka ia bekerja keras dan tekun, walaupun kenyataannya sepanjang hidup dia tetap hidup miskin dan kecewa di kemudian hari. Pernah juga ada yang mengeluh, bahwa ia hidup tidak bahagia karena menikah bukan dengan pilihannya dan yang ada hanya hidup dalam penyesalan. Ada teman yang mengatakan, kalau hidup ini boleh memilih, maka ia akan menikah dengan wanita yang paling cantik dan kaya.

Tapi akhirnya hanya bisa menikah dengan wanita biasa saja. Tidak sedikit pula yang mengalami hidup yang tidak sesuai dengan pilihannya. Ingin panjang umur, ternyata mati muda. Sudah berhati-hati di jalan, agar terhindar kecelakaan, tahu-tahu ada mobil menghantam kendaraannya dari belakang.

Bahwa hidup itu adalah pilihan hanya sebagai salah satu rencana manusia, bila melihat realita yang ada khan? Sama halnya ketika ada yang membaca tulisan ini semata tak sengaja. Mungkin Bukan pilihan secara sadar. Setelah membaca lalu menyesali, karena hanya berisi catatan sebagian kecil belaka, hidup memang bukan sekadar pilihan. Yang terpenting adalah memiliki hati untuk menerima segala keadaan setelah berusaha dengan kemampuan yang ada, dengan memilih maka telah merencanakan dan dengan merencanakan dengan baik sudah merupakan pilihan yang harus kita jalani. 

Dan dengan demikian bahagiapun menjadi bagian dari sebuah pilihan....bahagia ada dalam hati, semakin bersyukur insya alloh akan selalu di tambah nikmat yang kita peroleh, dan yang sedikit ini semoga memberi inspirasi. 

Keep Spirit…Semangat Pagi….Alhamdulillah Luar Biasa….
»»  READMORE...

Rabu, 20 Maret 2013

DI BALIK KESUKSESAN ( Catatan kecil setelah bertemu kawan lama)




Catatan ini berawal dari undangan lewat telephon dan SMS pun di kirimkan akhirnya kitapun bertemu, dengan beberapa kawan lama, ehm lima orang aja kok. Yah sudah cukup lama tidak ketemu langsung hanya lewat telphon dan SMS biasanya kita bertukar kabar. Namun entah kenapa begitu antusias untuk bertemu dan harus meluangkan waktu untuk bertemu. “Harus datang loh…” itu kalimat yang membuat penasaran, ada apa gerangan…
Setelah bertukar kabar dan saling bercerita tentang keluarga, kantor dan banyak lagi, sangat asyik.deh .he he he dan akhirnya pun lega dengan pertemuan yang walau sebentar. Namun nampaknya bisa jadi suntikan motivasi yang cukup kuat untuk tetap bertemu pada masa masa yang akan datang. "besok ketemuan lagi loh"...

Sedikit catatan ini saya buat untuk mengingatkan bahwa kita pernah bertemu di jam 13.30 di sebuah tempat dan disela pekerjaan sehari hari, dengan kawan kawan lama, dan saya ambil manfaat dari pertemuan itu, dan kemudian saya tuliskan ini dalam bentuk hikmah,

Catatan pertama,
Hal ini yang pertama yaitu “Selamat dan semoga sukses” adalah ucapan yang sering kita dengar dan bahkan kitapun sering mengucapkan dalam berbagai kesempatan. Untuk bisa mendapatkan ucapan itu atau mencapai kalimat tersebut, terkadang kita lupa dan tidak melihat bagaimana mereka mencapai pada kondisi sekarang,  melalui berbagai tantangan dan tindakan yang di luar dari kebiasaan atau luar biasa. Mungkin kita tidak sadar ketika itu mereka melakukan yang lebih atas sebuah tindakan. Itulah manusia hanya melihat pada saat di depan mata dan mengomentarinya….jangan salah sangka ..terkadang tidak seperti yang kita lihat.

Misalnya ketika bekerja harus pulang sampai sore dan di rumahpun masih menyelesaikan pekerjaan itu, orang pun tak tahu dan hanya melihat hasil kerjanya baikdan akhirnya sukses. Itulah nilai lebihnya yang tidak di ketahui.

Semisal lagi ada yang muda lebih tinggi jabatanya atau pangkatnya…padahal mereka lupa bahwa masuknya dengan start yang berbeda. Dan masih banyak lagi.

Catatan Kedua,
Selain itu bila telah kita tetapkan tujuannya dan ternyata tidak sesuai dengan hasil yang kita peroleh maka jangan pernah berhenti dan berputus asa, masih ada harapan. Karena sebuah kata kata bijak dan motivasi yang pernah ku ketahui, bahwa “Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka, namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. (Alexander Graham Bell)”, namun seringkali kita terpaku menunggu dan menyesali hilangnya peluang pertama tanpa pernah sadar bahwa sesungguhnya ada kesempatan lain yang terbuka untuk kita jalani. Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan, perlu kita ingat bahwa karena sinar matahari juga tidak dapat membakar sebelum di fokuskan.

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka. Dan jangan lupa bahwa Cahaya mentari bila difokuskan juga akan membakar kertas.

Catatan Ketiga,
Dan satu lagi dalam Alqur’an QS. Alam Nasyrah/94:1-8 pun di sebutkan tentang hal tersebut : “Alam nasyrakh laka shadrak. Wa wadza’na anka wizrak. Alladzii anqazadzahrak. Wa rafa’naa laka dzikrak. Faa’inna ma’a al-‘usyri yusyra. Inna ma’a al-yusyri yusyra. Faa’idza faraghta faanshab. Wa iilaa rabbika faarghab”
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu? Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutanmu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”.

Melalui ayat ini Allah menyatakan bahwa Ia telah memberikan kelapangan dada setiap manusia. Menghilangkan beban yang kerap kali menghimpit derap langkah kehidupan manusia. Tetapi Allah juga berjanji bahwa setiap kali ada kesulitan yang menerpa kita, akan ada pula kemudahan menghampiri kita.

Setiap kali kita melangkahkan kaki keluar rumah, bekerja, berjalan menyusuri lorong kota atau desa, dan meniti gang-gang sempit, kita sadar bahwa di hadapan kita terbentang jalan yang tak datar. Pada kalanya kita melewati jalan menurun, tapi tak jarang pula kita harus mampu meniti jalan mendaki yang kadangkala terasa berat.
Hidup adalah perjalanan menuju kesuksesan ; bertolak dari…, sedang berada di…., serta menuju ke suatu tempat……, di dalamnya terdapat kesukaran dan kesulitan bagaikan pendakian yang berat.
Kondisi yang memberatkan ini, terlepas apakah itu merupakan cobaan bagi orang-orang yang beriman atau akibat keasalahan manusia, adalam hambatan dan rintangan menuju baldatun thayyibatun wa rabbun Ghafur. Gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerta raharja.

Catatan Ke Empat,
Karena pendakian yang berat adalah bagian dari kehidupan setiap bangsa dan masyarakat, demikian pula jalan menurun, maka tak sepantasnya kita berkeluh kesah, mengumpat nasib, apalagi putus asa. Acuan yang baik dalam menghadapai pendakian yang berat adalah ajaran yang disampaikan Allah kepada Rasul-Nya untuk ikhlas dan tawakkal.
Sementara itu, tawakkal adalah sifat yang membawa percaya diri. Sebab dengan tawakkal para Rasul mampu menghadapi rintangan dan tantangan serta mengatasi kesulitan.

Semoga catatan kecil ini bisa menambah inspirasi kita dalam menjalani Tujuan Hidup Kita….Keep Spirit….Semangat Pagi !!!!! Alhamdulillah Luar Biasa !!!!!!! BNEB.
»»  READMORE...

Selasa, 19 Maret 2013

SEBUAH KESETIAAN (catatan kecil tentang kesetiaan sampai akhir hayat)



@ berhenti sejenak dan berfikir

Kutuliskan catatan ini agar sama sama mengerti tentang sebuah kesetiaan dan ada cerita di belahan dunia yang lain, mengharukan;

Ya…sebuah kesetiaan dapat di lakukan oleh siapapun dan tentunya harus di niatkan dengan hati yang seluas samudra, termasuk juga sebuah kesetiaan yang di lakukan oleh seekor anjing terhadap tuannya. Ehm dalam bangetss kayaknya, he he he . ini kutulis setelah menikmati kisah film tentang cerita seekor anjing dan tuanya. Ehm memang sungguh mengharukan.. hiks hiks hiks. Kalau di nikmati betul bisa bikin keluar air mata kita. Dan kisah tersebut membuat penasaran dan kemudian ku cari informasinya dari berbagai sumber  dan kutuliskan dengan berbagi cerita.

Seekor anjing setia Hachiko adalah sebuah kisah nyata yang terjadi pada 1924 di Jepang. Hachiko, anjing ras Akita, oleh tuannya Ueno Hidesa-buro dibawa pindah ke Tokyo. Ueno adalah profesor jurusan ilmu pertanian di Universitas Tokyo. Setiap pagi Hachiko selalu berada di depan pintu rumah mengantar keberangkatan Ueno ke kantor, dan senja harinya ia berlari ke Stasiun KA Shibuya menyambut kedatangan tuannya dari kantor. Kebahagiaan dan kebersamaan mereka terus berlangsung hingga 1925.

Pada suatu malam, Ueno tahu-tahu tidak pulang seperti biasanya, ia mendadak terserang stroke di universitas dan tidak tertolong lagi. Sejak itu ia tak pernah kembali ke stasiun kereta api di mana temannya si Hachiko tetap setia menunggu.
Sepeninggal Ueno Hidesaburo, Hachiko dipelihara oleh Kobayashi Kikusaburo, namun Hachiko seringkali melarikan diri dari rumah Kobayashi dan secara rutin kembali ke tempat tinggalnya yang lama. Hachiko tidak mengetahui kalau tuannya telah meninggal.
Setelah berkali-kali kecewa, ia mulai menyadari tuannya sudah tak tinggal di rumah lama itu lagi. Maka ia berlari ke Stasiun Shibuya, karena teringat dahulu selalu menjemput tuannya pulang dari kantor di tempat itu. Setiap hari, ia berdiam menanti kedatangan Ueno Hidesaburo, akan tetapi setiap hari ia selalu pulang dengan kecewa, tak menemukan tuannya diantara kerumunan penumpang.
Hal itu berlangsung selama 10 tahun. Hachiko selalu muncul tepat waktu di stasiun setiap senja dan menanti KA merapat di peron. Suatu ketika, seorang murid Ueno Hidesaburo menemukan Hachiko di stasiun itu dan mengikutinya kembali ke rumah Kobayashi.
Dari cerita Kobayashi ia mengetahui kisah Hachiko. Tak lama kemudian, murid itu mempublikasikan artikel tentang anjing ras dari Kabupaten Akita dan di dalam laporan itu tercakup kisah tentang Hachiko.

Pada 1932, artikel tersebut dimuat di sebuah surat kabar terbesar di Tokyo, maka seketika Hachiko mencuri perhatian seluruh masyarakat Jepang. Kesetiaan terhadap tuannya telah mengharukan rakyat Jepang. Para guru dan wali murid menjadikan Hachiko sebagai contoh kesetiaan terhadap keluarga dalam mendidik anak, ia telah mengajarkan kepada masyarakat mengenai cinta dan kesetiaan tulus yang pantang menyerah. Mereka menyebutnya Anjing setia
Pada April 1934, warga setempat mendirikan patung tembaga Hachiko di depan Stasiun Shibuya. Hachiko sendiri juga menghadiri acara pembukaan patung tersebut. Di kemudian hari, pintu masuk stasiun yang ada di dekat patung tembaga tersebut dinamakan Pintu masuk Hachiko
Hingga akhirnya, pada tanggal 8 Maret 1935 tubuh Hachiko ditemukan membujur kaku di pinggir jalan statsiun Shibuya. Ya, ia sudah tua.
Hingga kini, di depan stasiun Shibuya terdapat sebuah patung Hachiko yang terbuat dari perunggu.


Itu sedikit tentang kesetiaan, bagaimana setelah @ berhenti sejenak dan berfikir, kita? Selamat berkarya keep spirit. Semangat Pagi Alhamdulillah Luar Biasa.

»»  READMORE...

Minggu, 10 Maret 2013

KETIKA ANAK MULAI ENGGAN BERCERITA (Catatan anakku ketika mulai bertingkah, jelang ujian tengah semester genap)




Berawal dari belajar bersama menjadi kebiasaan sehari hari yang di lakukan oleh anakku saat besoknya masuk sekolah seperti biasanya. Tidak terkecuali malam ini juga demikian, apalagi besok ada Ujian Tengah Semester. Setelah semua buku di siapkan dan siap untuk belajar buat besok pagi, ada ujian !!!.

Namun tiba tiba “ Pak perutku sakiiittt…” semalem itulah kalimat anakku Rizqy saat lagi belajar bersama jelang Ujian Tengah Semester. Awalnya sich ku pikir biasa biasa aja, namun setelah ku perhatikan dan ini mulai menjadi pola saat jelang anakku besok menghadapi ujian baik ulangan biasa atau ujian yang lain dan hampir selalu ada ada saja yang di ungkapkan. Mulai “perutku sakit, kepalaku pusing atau hal-hal yang lain yang membuat menunda untuk belajar atau untuk santai sejenak. Kalau di nasehati bilang “endak kok endak kok”.

Sempat ku bicarakan dengan istriku, apa anak kita stress ya ? dan kita berusaha meyakinkan kepada anakku bahwa semua harus di hadapi untuk bisa menyelesaikan. Bukan menghindar dan menunda kewajiban yang harus dilakukan. Sebagai orang tua kita mencari informasi dan memberikan motivasi agar menjadi pelajaran bagi anak kita sehingga harapan orang tua dan bagi si anak tidak takut lagi.

Dan ternyata informasi yang kita dapat dari berbagai sumber, disebutkan stres bukan hanya milik orang dewasa. Anak-anak juga bisa mengalami stres. Stres pada anak bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologinya.
Menurut HealthDay News, American Academy of Pediatrics mengungkapkan beberapa tanda stres pada anak, yaitu:

  1. · Mengeluh sakit perut dan sakit kepala.
  2. · Merasa lelah atau cemas.
  3. · Menunjukkan tanda-tanda depresi, meskipun si anak tidak terlalu komunikatif.
  4. · Gampang marah dan kehilangan minat pada beberapa kegiatan favoritnya.
  5. · Kurangnya minat belajar di sekolah, hingga nilai-nilainya pun menurun.
  6. · Berubah perilakunya seperti berbohong, mencuri, menghindari tanggung jawab di rumah, atau menjadi tergantung pada orangtua.
Tentunya dengan informasi di atas sebelum terlambat, bila mengetahui tanda-tanda tersebut pada anak kita, marilah kita coba mengajaknya berbicara untuk mengetahui apa yang menyebabkan mereka stres. Bila masih tidak ditemukan solusi, tidak ada salahnya bila di perlukan sekali dengan mengajak anak berkonsultasi ke psikolog. Tentunya berharap solusi bias di temukan dan anak kembali ceria dan percaya diri, semoga anakku demikian juga. Keep Spirit dan tetapkan tujuan untuk hadapi masa depan yang gemilang.
Buat anakku semoga Ujian Tengah Semesternya bisa di kerjakan dengan maksimal dan tentunya hasil yang memuaskan.
@ berhenti sejenak dan berfikir
»»  READMORE...

Selasa, 05 Maret 2013

PENJUAL GORENGAN DEPAN KANTOR KU (Catatan inspirasi saat berangkat kerja)



Saya adalah salah satu dari sebagian pejalan kaki yang lewat di jalan ini. Yah mungkin banyak yang telah lewat dan berlalu begitu saja di ujung jalan menuju kantor dimana saya bekerja. Sudut di ujung jalan ini ada yang mendirikan lapak dan di situ untuk jualan gorengan. Awalnya saya tidak begitu peduli dan seperti yang lain berlalu begitu saja. Namun hari  ini saya perlu berhenti sejenak dan berfikir. Ternyata tak terasa bapak
Ibu dan satu anak penjual gorengan tersebut telah satu tahun jalani usaha ini, dan sampai dengan saat ini masih eksis dan makin banyak peminat. Ini yang mau saya jadikan sebuah catatan yang patut di jadikan contoh. Ya, penjual gorengan atau camilan.

Siapa  yang tidak mengenal camilan berupa gorengan? mungkin saja hampir seluruh masyarakat dinegeri ini sudah mengenal camilan berupa gorengan aneka sanggar, ubi, singkong, molen, tahu dan tempe, ote-ote, dan berbagai bahan dasar yang bisa diolah menjadi camilan berupa gorengan.

Panganan ini begitu populer dan sangat banyak lapisan masyarakat yang menyukai serta mengisi saat santainya dengan mengkonsumsi gorengan. Jenis peluang usaha ini masih masuk dalam jenis usaha kecil mikro. Namun jangan salah, perputaran omsetnya dengan cash flow harian, dan usaha ini memiliki konsumen yang sifatnya berlangganan. Jadi jenis bisnis gorengan bisa dikategorikan sebagai bisnis kecil yang tahan hempasan.

 Walaupun tidak membutuhkan keterampilan yang khusus dalam menjalankan bisnis ini, karena sifatnya hanya menggoreng bahan baku dengan sebelumnya dicelupkan kepada adonan bumbu tepung, namun dalam hal menyajikannya bersama sambel pelengkap sudah tentu dibutuhkan racikan sambel yang mampu memberikan rasa yang khas, hal ini agar dapat menarik minat serta lebih berkemampuan dalam mempertahankan pelanggan.

Dalam sebuah informasi pernah saya baca dan coba ingat kembali. Permodalan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini tentu saja tergantung seberapa besar kita ingin memulainya, atau seberapa banyak pelanggan yang dilayani dalam satu harinya. Namun yang sangat penting dalam menjalankan bisnis ini adalah lokasi berjualan atau dagang hendaknya benar-benar terletak pada tempat strategis yang memang menjadi lalulintas masyarakat setiap harinya.

Agar mampu menarik konsumen menjadi pelanggan, sudah tentu ada beberapa hal yang wajib diperhatikan bagi pelaku bisnis kecil gorengan ini, diantaranya adalah :
  • Wajib menampilkan produk didalam etalase yang bersih, baik itu berupa menja, maupun dalam bentuk gerobak dorong.
  • Menghindari bahan-bahan campuran, perasa, dan lainnya yang berbahaya bagi kesehatan konsumen.
  • Sebaiknya lagi pelaku dalam bisnis gorengan ini sangat pandai dalam membuat sambel.
  • Mengutamakan kebersihan dilingkungan tempat berjualan dan pada kemasan pembungkusnya.
  • Upayakan dalam melayani pembeli berpakaian yang bersih dan penampilan yang segar.
  • Menetapkan harga yang mampu bersaing dipasaran produk gorengan, harga menjadi salah satu faktor penentu daya tarik pengunjung.
  • Sebaiknya produk yang dijual tidak hanya satu jenis gorengan, namun bisa dicoba dengan empat sampai dengan enam jenis agar lebih bervariasi.

Peluang usaha bisnis gorengan ini menjadi usaha yang mengutamakan perputaran modal, karena modal yang dikeluarkan untuk bisnis hari ini, akan kembali saat penjualan terjadi dan menjadi modal kembali untuk berjualan keesokan harinya, dan seterusnya. Sedangkan besar kecilnya pengasilan serta keuntungan tergantung dari quantitas produk yang mampu dijual setiap harinya.

Dalam melakoni bisnis usaha gorengan ini jangan takut menerapkan sistem keuntungan silang, sebagai contoh jika menerapkan harga jual gorengan perpotong Rp. 1.000,- mungkin saja jika menjual pisang goreng dan tempe goreng pedagang bisa memperoleh keuntungan yang lumayan. Namun untuk produk tahu isi goreng bisa saja hanya memperoleh keuntungan tipis atau kembali modal, kalau tahu isi goreng ini bisa menjadi pemikat dan produk yang mampu mempertahankan pelanggan. sistem keuntungan silang layak untuk diterapkan tanpa menaikan harga tahu isi goreng tersebut.

Itulah sedikit catatan tentang penjual gorengan semoga jadi inspirasi. Serta bisa menjadi inspirasi bagi rekan-rekan yang masih belum memiliki pekerjaan namum memiliki niat dan keberanian untuk menjadi entrepreneur pemula. Ehm semoga jadi manfaat.

»»  READMORE...

Minggu, 24 Februari 2013

BERIKAN LUPAKAN (Catatan di suatu sore dalam perjalanan pulang kerja)


Suatu sore saat saya dan istri pulang kerja, gerimis nampak di tempat sampah depan sebuah toko makanan ada seorang  wanita tua yang lagi “mulung” barang barang yang mungkin akan di jual kembali. Kalo di lihat dari usianya sudah sesusia nenekku yang di rumah. Tampak sehat dan tetap mencari dan membolak balikan seisi boks sampah tersebut. Itu pemandangan sekilas saja karena niat saya dan istri waktu itu hanya ingin beli makanan selingan di perjalanan. Namun karena tepat di depan kami parkir saya berniat dalam hati beri sedekah buat dia. Karena terburu – buru saya masuk toko terlebih dahulu. Dalam hatiku “ah ntar juga dia masih di situ”.
Setelah saya beli makanan dan minuman terus aku teringat untuk beri sedekah. Ku tengokkan kepalaku ke nenek-nenek yang tadi ada di situ ternyata, sudah pergi. “Ya Allah…aku terlambat…” penyesalan yang tiada guna. Perubahan wajahku terlihat istriku, “ada apa pak?”. Ku jawab “aku terlambat bu untuk beramal…”. Sejenak ku diam dan ku jelaskan pada istriku kalau saya berniat bersedah pada nenek nenek yang nyari barang bekas di tempat sampah tadi.”istriku pun menimpali, khan ndak harus dengan nenek tersebut..”. “ Iya sich…tapi saya menyesal, kenapa ndak langsung ketika saya niat tadi.”..
Jadi teringat tentang materi di pengajian , tentang sedekah, “berikan lupakan” setelah di berikan dan lupakan sehingga tidak mengganjal pikiran. Kalo sedekah ndak usah nunggu kaya khan?...he he he . yah itulah saya teringat dan tentunya berdoa semoga masa yang akan datang bias ACTION dengan baik. “ Berikan Lupakan”…insya Allah jadi ikhlas.
Rasulullah bersabda, “Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan melainkan akan bertambah, bertambah, dan bertambah!”. Demikian pula prinsip hidup yang juga merupakan prinsip sedekah, prinsip berbagi. Sudahkah kita berbagi dengan sesama? Tersenyum kepada orang lain, membuang kerikil di tengah jalan, menolong orang yang membutuhkan, berbagi ilmu yang diketahui, bersedekah kepada dhuafa. Dan masih banyak lagi tindakan tindakan yang lain.

Selain itu ada beberapa hadist yang sempat ku peroleh ketika memantapkan hati untuk bersedekah , sebagai berikut: 
  1. Bersedekah pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturrahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat. (HR. Al Hakim)
  2. Yang dapat menolak takdir ialah doa dan yang dapat memperpanjang umur yakni kebajikan (amal bakti). (HR. Ath-Thahawi) 
  3.  Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sedekahjariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak (baik laki-laki maupun perempuan) yang mendoakan kedua orang tuanya. (HR. Muslim) 
  4.  Allah Tabaraka wata'ala berfirman (di dalam hadits Qudsi): "Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu." (HR. Muslim) 
  5.  Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam. Ia tidak merasa lelah dan ia juga ibarat orang berpuasa yang tidak pernah berbuka. (HR. Bukhari) 
  6. Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) 
  7. Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sedekah. Sesungguhnya di antara amalan ma'ruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad).
  8.  Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma. (Mutafaq'alaih)
  9.  Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkansedekah. (HR. Al-Baihaqi) 
  10.  Tiada seorang bersedekah dengan baik kecuali Allah memelihara kelangsungan warisannya. (HR. Ahmad) 
  11. Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya. (HR. Ahmad) 
  12.  Tiap muslim wajib bersedekah. Para sahabat bertanya, "Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?" Nabi Saw menjawab, "Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersedekah." Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?" Nabi menjawab: "Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya" Mereka bertanya: "Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?" Nabi menjawab: "Menyuruh berbuat ma'ruf." Mereka bertanya: "Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?" Nabi Saw menjawab, "Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sedekah." (HR. Bukhari dan Muslim)
  13.  Apa yang kamu nafkahkan dengan tujuan keridhaan Allah akan diberi pahala walaupun hanya sesuap makanan ke mulut isterimu. (HR. Bukhari) 
  14.  Sedekah paling afdhal ialah yang diberikan kepada keluarga dekat yang bersikap memusuhi. (HR. Ath-Thabrani dan Abu Dawud) 
  15. Satu dirham memacu dan mendahului seratus ribu dirham. Para sahabat bertanya, "Bagaimana itu?" Nabi Saw menjawab, "Seorang memiliki (hanya) dua dirham. Dia mengambil satu dirham dan bersedekah dengannya, dan seorang lagi memiliki harta-benda yang banyak, dia mengambil seratus ribu dirham untuk disedekahkannya. (HR. An-Nasaa'i) 
  16. Orang yang membatalkan pemberian (atau meminta kembali) sedekahnya seperti anjing yang makan kembali muntahannya. (HR. Bukhari)
  17. Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, "Aku hartamu, aku pusaka simpananmu." Kemudian Nabi SAW membaca firman Allah surat Ali Imran ayat 180: "Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi." (HR. Bukhari) 
  18. Tiada suatu kaum menolak mengeluarkan zakat melainkan Allah menimpa mereka dengan paceklik (kemarau panjang dan kegagalan panen). (HR. Ath-Thabrani) 
  19. 10.      Barangsiapa memperoleh keuntungan harta (maka) tidak wajib zakat sampai tibanya perputaran tahun bagi pemiliknya. (HR. Ahmad dan Tirmidzi) 
  20. Penjelasan: Perhitungan perputaran tahun (haul) untuk menunaikan zakat ialah dengan tahun Hijriyah.Tentang sedekah yang seakan-akan berupa hadiah, Rasulullah Saw bersabda: "Baginya sedekah dan bagi kami itu adalah hadiah." (HR. Bukhari) 
  21. Allah Ta'ala mengharamkan bagiku dan bagi keluarga rumah tanggaku untuk menerima sedekah. (HR. Ibnu Saad) Penjelasan: Nabi Saw menolak menerima sedekah tetapi mau menerima hadiah.
  22.  Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada sasaran yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari) 
  23. Allah mengkhususkan pemberian kenikmatan-Nya kepada kaum-kaum tertentu untuk kemaslahatan umat manusia. Apabila mereka membelanjakannya (menggunakannya) untuk kepentingan manusia maka Allah akan melestarikannya namun bila tidak, maka Allah akan mencabut kenikmatan itu dan menyerahkannya kepada orang lain. (HR. Ath-Thabrani dan Abu Dawud)
  24. Abu Dzarr Ra berkata bahwa beberapa sahabat Rasulullah Saw berkata, "Ya Rasulullah, orang-orang yang banyak hartanya memperoleh lebih banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat dan berpuasa sebagaimana kami berpuasa dan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka." Nabi Saw lalu berkata, "Bukankah Allah telah memberimu apa yang dapat kamu sedekahkan? Tiap-tiap ucapan tasbih adalah sedekah, takbir sedekah, tahmidsedekah, tahlil sedekah, amar ma'ruf sedekah, nahi mungkarsedekah , bersenggama dengan isteri pun sedekah." Para sahabat lalu bertanya, "Apakah melampiaskan syahwat mendapat pahala?" Nabi menjawab, "Tidakkah kamu mengerti bahwa kalau dilampiaskannya di tempat yang haram bukankah itu berdosa? Begitu pula kalau syahwat diletakkan di tempat halal, maka dia memperoleh pahala. (HR. Muslim).
Semoga bermanfaat
Sumber : Kumpulan Hadits Nabi Muhammad SAW.


»»  READMORE...